• AddressJl. Ki Hajar Dewantara No. 116 Iringmulyo
  • Email
  • Contact(0725) 42445-42

Wawancarai Mahasiswa Baru, Mahasiswa Apresiasi Sosialisasi PKKS penting sebagai perlindungan

Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Metro terus memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi keberadaan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual atau PKKS kepada mahasiswa baru pada rangkaian kegiatan penerimaan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Metro.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian penting dari pengenalan kehidupan kampus, khususnya dalam memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai perlindungan diri, etika pergaulan akademik, serta mekanisme pelaporan apabila terjadi tindakan kekerasan seksual, perundungan, maupun bentuk kekerasan lainnya di lingkungan kampus. Sosialisasi tersebut sejalan dengan komitmen UM Metro yang sebelumnya telah menghadirkan materi perlindungan hukum, HAM, dan anti-bullying bagi mahasiswa baru Pendidikan Biologi.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi tersebut, Universitas melakukan wawancara singkat kepada sejumlah mahasiswa baru setelah rangkaian kegiatan Penmaru selesai dilaksanakan. Wawancara ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana mahasiswa memahami informasi yang telah disampaikan, terutama terkait keberadaan PKKS dan alur pelaporan apabila terjadi kasus kekerasan seksual, perundungan, maupun tindakan yang tidak sesuai dengan nilai kemanusiaan dan etika akademik.

Dalam wawancara tersebut, sedikitnya lima mahasiswa memberikan pendapat, opini, dan respons terhadap pentingnya pencegahan kekerasan seksual dan bullying di lingkungan kampus. Para mahasiswa menyampaikan bahwa informasi mengenai PKKS telah disosialisasikan dengan baik sejak awal mereka mengikuti kegiatan penerimaan mahasiswa baru. Mereka juga memahami bahwa apabila terdapat permasalahan atau kasus yang dialami maupun diketahui, mahasiswa dapat melapor kepada dosen Pembimbing Akademik atau langsung kepada Ketua Program Studi Pendidikan Biologi.

Salah satu mahasiswa menyampaikan bahwa keberadaan PKKS memberikan rasa aman bagi mahasiswa baru karena mereka mengetahui adanya ruang pelaporan yang dapat diakses apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Menurutnya, informasi yang diberikan selama kegiatan Penmaru membantu mahasiswa memahami bahwa kampus memiliki perhatian serius terhadap perlindungan mahasiswa.

Mahasiswa lainnya juga menyampaikan bahwa tindakan kekerasan seksual dan bullying tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun. Menurut mereka, lingkungan kampus seharusnya menjadi ruang belajar yang saling menghargai, mendukung, dan membangun. Oleh karena itu, keberadaan sosialisasi PKKS dinilai sangat penting agar mahasiswa sejak awal memahami batasan perilaku, hak mahasiswa, serta langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi atau menyaksikan tindakan kekerasan.

Dari hasil wawancara, mahasiswa menilai bahwa penyampaian informasi mengenai alur pelaporan telah dilakukan secara runut dan mudah dipahami. Mahasiswa mengetahui bahwa mereka tidak perlu takut untuk melapor apabila mengalami tindakan kekerasan seksual, perundungan, atau perlakuan yang merugikan. Mekanisme pelaporan melalui dosen PA maupun Kaprodi dinilai memudahkan mahasiswa karena mereka memiliki pihak terdekat yang dapat dihubungi di lingkungan program studi.

Seluruh mahasiswa yang diwawancarai menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan PKKS dan sosialisasi yang dilakukan oleh kampus. Mereka menilai bahwa langkah ini menunjukkan kepedulian UM Metro dan Program Studi Pendidikan Biologi terhadap keamanan, kenyamanan, serta perlindungan mahasiswa. Sosialisasi ini juga dinilai menjadi bekal penting bagi mahasiswa baru agar dapat menjalani kehidupan akademik dengan lebih percaya diri dan bertanggung jawab.

Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UM Metro menegaskan bahwa pencegahan kekerasan seksual, bullying, dan tindakan intoleran merupakan tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika. Melalui sosialisasi sejak masa penerimaan mahasiswa baru, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami aturan dan mekanisme pelaporan, tetapi juga mampu menjadi bagian dari budaya kampus yang ramah, beretika, saling menghormati, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Ke depan, Prodi Pendidikan Biologi akan terus memperkuat edukasi, pendampingan, dan komunikasi dengan mahasiswa melalui dosen Pembimbing Akademik, kegiatan kemahasiswaan, serta layanan pelaporan yang tersedia. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mewujudkan lingkungan akademik yang aman, humanis, dan mendukung tumbuh kembang mahasiswa secara optimal.