• AddressJl. Ki Hajar Dewantara No. 116 Iringmulyo
  • Email
  • Contact(0725) 42445-42

Mahasiswa Pendidikan Biologi UM Metro Dibekali Pelatihan K3L saat Mastama

Mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Metro mengikuti pelatihan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) yang diselenggarakan dalam rangkaian Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) Tahun Akademik 2025–2026 tanggal 28-30 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting yang rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bekal awal bagi mahasiswa dalam membangun budaya keselamatan di lingkungan kampus.

Pelatihan K3L tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman dasar kepada mahasiswa mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja, terutama dalam aktivitas akademik yang berkaitan dengan laboratorium, praktik lapangan, serta kegiatan pembelajaran biologi. Sebagai calon pendidik biologi, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kesadaran terhadap prosedur keselamatan, pencegahan risiko, dan tanggap darurat.

Dalam kegiatan ini, tim K3L Universitas Muhammadiyah Metro memberikan materi mengenai pengenalan potensi bahaya di lingkungan kampus, prinsip pencegahan kecelakaan, serta langkah-langkah menghadapi kondisi darurat. Mahasiswa juga dikenalkan dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), mulai dari jenis, fungsi, hingga prosedur penggunaannya secara tepat.

Salah satu bagian yang menarik perhatian peserta adalah praktik langsung penggunaan APAR. Mahasiswa Pendidikan Biologi diberi kesempatan untuk mencoba memadamkan api simulasi dengan teknik PASS, yaitu Pull atau menarik pin pengaman, Aim atau mengarahkan nozzle ke sumber api, Squeeze atau menekan tuas, dan Sweep atau menyapukan semprotan ke arah api. Melalui praktik tersebut, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam menerapkan prosedur pemadaman api secara aman dan terarah.

Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa pelatihan K3L dalam Mastama merupakan bentuk komitmen Universitas Muhammadiyah Metro dalam menanamkan budaya keselamatan sejak awal mahasiswa memasuki dunia perkuliahan. Menurutnya, pembekalan ini penting agar mahasiswa memiliki kesiapsiagaan, terutama ketika berada di ruang laboratorium, lingkungan kampus, maupun masyarakat.

“Pelatihan K3L menjadi bekal dasar bagi mahasiswa baru agar mereka memahami pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas. Kesadaran ini perlu dibangun sejak awal, karena mahasiswa akan banyak berinteraksi dengan lingkungan belajar, laboratorium, dan kegiatan praktikum,” ujarnya.

Mahasiswa peserta Mastama juga menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai pelatihan K3L memberikan pengalaman baru yang bermanfaat, khususnya dalam memahami cara menggunakan APAR dan mengenali langkah awal ketika menghadapi potensi kebakaran.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Metro diharapkan mampu menerapkan budaya K3L dalam aktivitas akademik sehari-hari. Lebih dari itu, pembekalan ini juga menjadi bagian dari upaya kampus dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keselamatan, kesehatan, dan lingkungan.